Cara Menginstal Menggunakan Norton Ghost

  • Norton Ghost menyediakan fungsi backup dan restore dengan mudah. Dengan bantuan Hiren’s Boot CD, Anda bisa melakukan prose backup dan restore instalasi Sistem Operasi Anda dengan mudah, praktis dan cepat. Ya, nggak secepat kilat dalam arti sebenarnya sih.. Tapi jauh lebih cepat daripada jika Anda harus menginstall Windows dari awal berikut program yang akan Anda gunakan.

Sebelumnya, persiapkan perlengkapan yang dibutuhkan sebagai berikut:

  • Komputer atau Notebook target yang dilengkapi drive CD/DVD untuk menjalankan Hiren’s Boot CD. Saya sarankan minimal terdapat 2 partisi, sistem C:/ atau drive yang berisi instalasi Windows dan partisi lain untuk menyimpan image
  • CD Hiren’s Boot CD 9.8 berisi Norton Ghost 11.5 atau Hiren’s Boot USB Flashdisk
  • Flashdisk/keping DVD untuk menyimpan backup file image (Optional)

Prinsip kerja
Pada dasarnya, ada dua langkah yang Anda lakukan

  1.  Membuat backup Data Partisi PC yang berisi Sistem  Operasi Windows ke dalam File Image . File ini berisi rekaman komplit  file sistem operasi Anda berikut program yang telah ter-install  didalamnya. File ini harus disimpan di partisi selain partisi Windows  itu sendiri. Misalnya Anda punya C:/ yang bersi instalasi Windows, Anda  harus menyimpan file image di partisi selain C:/. Itulah mengapa di atas  saya menyarankan minimal ada 2 partisi.
     Perlu saya tekankan bahwa, langkah ini mutlak diperlukan jika Anda ingin  bisa melakukan langkah restorasi/pemulihan sistem dengan cepat. Dengan  kata lain, tanpa adanya file Image Anda tidak bisa melakukan restorasi  Windows.
  2. Restorasi Windows. Jika terjadi sesuatu, anda bisa  memanggil file backup yang telah Anda buat sebelumnya untuk memulihkan  instalasi Windows persis seperti saat file image dibuat.
Langkah Pertama, Membuat File Image.
  1.  Masukkan Hiren’s Boot Flashdisk USB atau Hiren’s Boot CD sesuai dengan preferensi Anda.
  2.  Nyalakan komputer, masuk ke BIOS dengan menekan DEL/F2/F8/F12 sesuai dengan BIOS PC Anda.
  3.  Masuk ke Bagian Boot Sequence/Urutan Booting. Pastikan media yang Anda gunakan menempati urutan pertama booting. Misalnya: Anda memilih menggunakan CD Hiren’s, pastikan CDROM berada pada posisi booting pertama.
  4.  Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
  5.  Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih [2.] Backup Tool > [2.] Norton Ghost 11.5 > [8.]Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK]
     hiren-norton-ghost1
  6.  Pilih Menu > Local > Partition > To Image untuk menyimpan partisi ke dalam sebuah file image.
     hiren-norton-ghost2
  7.  Pilih Harddisk Fisik yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Local (1) seperti pada contoh, [OK].
     hiren-norton-ghost3 
     
  8.  Pilih Partisi Harddisk yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Primary Drive seperti pada contoh, [OK]. Perhatikan atribut lainnya seperti File System (NTFS/FAT32), Label, Ukuran dsb. Pastikan Anda memilih drive yang tepat.
     hiren-norton-ghost3
  9.  Tentukan Partisi Harddisk mana yang akan digunakan untuk menyimpan file backup image. Beri nama pada file, misalnya Backup_1 kemudian klik [SAVE]. Perhatikan bahwa harddisk ditulis dalam urutan seperti berikut; D:1.2:[DATA] FAT, artinya adalah:
     D: = Drive D:
     1.2: = merupakan Harddisk Fisik Pertama Partisi Kedua
     [DATA] = label DATA
     FAT =  File System FAT32
     hiren-norton-ghost5
  10. Selanjutnya akan muncul dialog kompresi Image File, pilih salah satu berdasarkan keterangan berikut:
     No = Pilih ini jika Anda tidak ingin mengubah file image dari ukuran file windows sebenarnya
     FAST = Pilihan kompresi cepat, hasilnya kurang lebih 30% dari ukuran file sebenarnya
     HIGH = Pilihan kompresi tingi, hasilnya bisa sampai 60% dari ukuran file asli meski prosesnya akan sedikit lebih lambat.
     Saya anjurkan Anda memilih pilihan ini untuk menghemat  space harddisk. Toh Norton Ghost tidak mengubah isi file image, hanya  ukuran filenya saja yang dipadatkan. Persis seperti yang dilakukan oleh  WinZIP ato WinRAR.
     hiren-norton-ghost6
  11. Ketika muncul dialog box ‘Procesed with partition image creation?’ Pilih [YES]
     hiren-norton-ghost7 
     
  12. Tunggu beberapa saat hingga proses selesai dan muncul Image Box ‘Image Creation Completed Successfully’, klik [Continue]. Klik [Quit] untuk keluar Program.
Sampai di sini Anda sudah punya satu file image dari sistem operasi  Anda yang sewaktu-waktu bisa dipanggil kembali untuk melakukan  restorasi. Anda bisa menggunakan Flashdisk atau Media DVD untuk  menyimpan file Image ini, hanya untuk berjaga-jaga.
Nah, suatu saat jika ada masalah dengan Windows, Anda tinggal melakukan langkah restorasi berikut ini.
Langkah Kedua, Restore Windows dari Backup File Image
  1.  Boot dari Hiren’s Boot CD atau Hiren’s Boot USB Flashdisk
  2.  Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
  3.  Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih [2.] Backup Tool > [2.] Norton Ghost 11.5 > [8.]Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK].
  4.  Pilih Menu > Local > Partition > From Image untuk me-restore partisi dari file image yang tadi telah kita buat.
     hiren-norton-ghost8
  5.  Temukan file Image dengan ekstensi .GHO pada drive penyimpanan Anda. Pilih, dan akhiri dengan Open.
     hiren-norton-ghost9
  6.  Pilih Partisi sumber/Source file image kemudian klik [OK]
     hiren-norton-ghost10 
     
  7.  Pilih Harddisk fisik tujuan/Destination Restorasi Windows, [OK]
     hiren-norton-ghost11 
     
  8.  Pilih Partisi Harddisk tujuan/Destination Restorasi. Pilih Primary [OK]
     hiren-norton-ghost12 
     
  9.  Ketika Muncul Dialog Box ‘Prosses With Partition Restore?’ klik [Yes]
     
  10.  Tunggu hingga selesai 100%
  11.  Klik [Reset Computer] untuk me-restart Komputer.
Baca selengkapnya di:  http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/norton-ghost-backup-dan-install-windows-secepat-kilat/#ixzz1Bp4cUNRg
Under Creative Commons License: Attribution No Derivatives

Cara Instalasi Ulang

Spesifikasi minimum hardware yang dibutuhkan:

    • Prosesor Pentium 1.5 Ghz/AMD yang setara
    • CDROM/DVDROM drive
    • RAM 128 MB
  1. Sebelumnya kamu membutuhkan CD master Windows XP terlebih dahulu kemudian masukan di CDROM/DVDROM kamu. Lalu restart komputer kamu, kemudian nampak tampilan seperti gambar lalu tekan tombol Delete pada keybord agar kamu dapat masuk di BIOS(Basic Input Output System) komputer. Pada beberapa jenis Mainboard harus menekan tombol F2 pada keyboard. Kamu dapat melihatnya pada perintah Press DEL to run Setup.

  2. Lalu kamu akan berada dalam BIOS kemudian pilih Boot pada menu dan pilih item Boot Device Priority seperti pada gambar.

  3. Setelah itu Kamu merubah [CDROM] pada posisi 1st Boot Device untuk boot melalui CDROM dengan menggunakan tombol +- di keyboard.Lalu tekan F10 untuk menyimpan konfigurasi kamu.

  4. Restart komputer tunggu hingga muncul tulisan seperti pada gambar lalu tekan sembarang tombol dengan cepat.
  5. Setelah pada tampilan berikut tekan Enter untuk lanjut pada proses instal atau R untuk melakukan reparasi Windows di Recovery Consule atau F3 untuk mengakhiri proses instal.
  6. Lanjut pada Lisencing Agreement tekan F8 untuk lanjut dan ESC untuk batalkan proses.
  7. Pada gambar posisi partisi belum terisi oleh sistem windows.Tekan C untuk membuat partisi baru pada harddisk dan Enter untuk menginstal.

  8. Lalu masukan berapa besar kapasitas partisi yang ingin kamu buat dalam satuan megabytes(MB) dan tekan Enter untuk membuat partisinya seperti terlihat pada gambar.

  9. Kemudian tekan Enter untuk melakukan proses instal atau Delete untuk menghapus partisi.

  10. Dan pilih NTFS file system (Quick) atau FAT file system (Quick) lalu tekan Enter.

  11. Bila proses instalasi langkah 1 → 10 benar maka akan tampil seperti gambar.

  12. Setelah itu kamu sampai pada layar berikut Click Next.

  13. Lalu isikan dengan Nama dan Organisasi Kamu kemudian tekan Next.

  14. Disini Kamu akan mengisikan Produk Key atau Serial Number dari type windows Kamu tekan Next lagi.

  15. Isikan nama komputer dan password untuk mengaksesnya lalu tekan Next.

  16. Set Time Zone pada posisi (GMT+80:00) klik Next.

  17. Typical settings: Pada option ini settingan jaringan akan dibuat default windows dan Custom settings: Untuk mensetting jaringan kamu secara manual lalu klik Next.

  18. Bila Kamu terhubung kejaringan local dengan domain pilih option Yes, lalu isi dengan nama DOMAIN yang sama dengan DOMAIN jaringan Kamu dan sebaliknya jika tidak terhubung kejaringan atau terhubung tapi tanpa DOMAIN pilih option No, sekali lagi tekan Next.

  19. Selanjutnya Kamutinggal mengklik Ok,Next,Skip dan Finish juga diminta mengisikan nama kamu. hingga Kamu berada pada tampilan Dekstop Windows seperti ini. Sekarang Kamu tinggal menginstal driver hardware CPU Kamu.

Jenis-Jenis Kabel Fiber Optik

contoh gambar untuk macam2 konektor

APA ITU FIBER OPTIC
Fiber optik adalah sebuah kaca murni yang panjang dan tipis serta berdiameter sebesar rambut manusia. Dan dalam pengunaannya beberapa fiber optik dijadikan satu dalam sebuah tempat yang dinamakan kabel optik dan digunakan untuk mengantarkan data digital yang berupa sinar dalam jarak yang sangat jauh.

JENIS-JENIS FIBER OPTIC
1. Single-mode fibers
Mempunyai inti yang kecil (berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 1300-1550 nanometer)

2. Multi-mode fibers
Mempunyai inti yang lebih besar(berdiameter 0.0025 inch atau 62.5 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 850-1300 nanometer)

CARA KERJA FIBER OPTIC
Sinar dalam fiber optik berjalan melalui inti dengan secara memantul dari cladding, dan hal ini disebut total internal reflection, karena cladding sama sekali tidak menyerap sinar dari inti. Akan tetapi dikarenakan ketidakmurnian kaca sinyal cahaya akan terdegradasi, ketahanan sinyal tergantung pada kemurnian kaca dan panjang gelombang sinyal.

KEUNTUNGAN FIBER OPTIC
Murah : jika dibandingkan dengan kabel tembaga dalam panjang yang sama.
Lebih tipis: mempunyai diameter yang lebih kecil daripada kabel tembaga.
Kapasitas lebih besar.
Sinyal degradasi lebih kecil.
Tidak mudah terbakar : tidak mengalirkan listrik.
Fleksibel.
Sinyal digital

Cara Dasar Setting Router

Router adalah: hardware yang berguna untuk menghubungkan dan merutekan paket data dari sebuah jaringan network ke network yang lain. Dan bentuknya salah satunya router seperti gambar diatas.

Tahap-tahap dasar cara setting konfigurasi routerseperti dibawah ini :

1. Setting host name
router#enable t
router(config)#hostname nama-router

2. Setting pasword console
router(config)# enable secret password-anda
router(config)# enable password password-anda

3. Membuat Paswword terencryption
router(config)# service password-encryption
router(config)# enable password password-anda

4. Setting vty dan aux
router(config)#line vty 0 4
router(config-line)#login
router(config-line)#password password-anda
router(config-line)#line con 0
router(config-line)#login
router(config-line)#password password-anda
router(config-line)# exit
router(config)# no service password-encryption
router(config)# ^Z
router(config)# wr mem

5. Setting terhadap FastEthernet fa 0/0
router#config t
router(config)#int fa0/0
router(config-if)# ip address 192.168.xx.x 255.255.xx.xx
router(config)#no shutdown
router(config)#exit

6. Setting terhadap Serial 0/0
router# config t
router(config)# int serial0/0
router(config-if)# ip address 192.168.xx.x 255.255.xx.xx
router(config)#no shutdown
router(config)#exit

Cara setting billing explorer

  • Cara Setting billing Explorer 1. kita buat dl folder billing di drive d: atau drive apa aja asal jangan di drive c,kenapa? karena buat ngehindari kalau windowsnya eror apa gimana jadi databse tetap aman

[Image: 57330566.jpg]

  • 2. plih server 30

[Image: 63717543.jpg]

  • 3. klik setup

[Image: 53861306.jpg]

  • 4. klik ok

[Image: 68034460.jpg]

  • 5. klik chang_directory ..ne buat nentuin kemana instalan billing yang mau kita install..

[Image: 29984480.jpg]

  • 6. kebetulan tadi ane buat folder billingnya di drive f: maka kita arahkan file installannya ke drive f:

[Image: 87472879.jpg]

  • 7. setelah itu kita lihat directoryny udah mengarah blom ke drive f:
  • baru kita klik begin setup

[Image: 37240378.jpg]

  • 8. setelah proses intalasi selesai sekarng kita saanta seting registrasi ama setting biaya
  • gambar default setelh di install

[Image: 66351373.jpg]

  • 9. oke sekarng coba kita setting biaya dl klik file terus setting konfigurasi

[Image: 66351373.jpg]

  • 10. masukin password defaultnya 008

[Image: 96810798.jpg]


karena gak muat ane lanjutin kebawah

  • 11. setelah itu klik setting biaya terus system group..kebetulan di ane gak dipake settingan pake jadi ane setting hanya personal doank

[Image: 87783203.jpg]

  • 12. kemudian kita setting biayanya ane disini seting biayanya per 10 menit Ro.1000 setelah selesai setting biaya klik update terus ok

[Image: 97698401.jpg]

  • 12. setelah semua setting biaya selesai klik save

[Image: 70159508.jpg]

  • 13. oke sekarng kita lanjut ke tahap registrasi klik help terus registrasi

[Image: 65034074.jpg]

  • 14. masukin password defaultnya 008

[Image: 66468293.jpg]

  • 15. setelah itu kiya isi dl form sepeti gambar dibawah ne

[Image: 16864172.jpg]

  • 16. setelah mengisi form terus klik yes buat ngelanjutin proses registrasi

[Image: 11248803.jpg]

  • 17. kemudian setelah itu akan muncul kode refistrasi buat di crack di form

[Image: 49066039.jpg]

  • 18. nah sekarng saatnya jalanin program cracnya atau istilah kerennya jamu billing

[Image: 77362728.jpg]

  • 19. nah seteleh terbuka kita pilih sesuai jenis billing yang di pakai.. maka kita pilih yang paling bawah

[Image: 99253858.jpg]


  • 20.setelah kita masukin kode registrasi yang tadi ada di form registrasi ke dalam jamu/crackan terus klik generate..nah setelah digenerate kita copy kode yang sudah digenerate tadi ke dalam form registrasi kemudian klil registrasi seperti gambar berikut

[Image: 88682760.jpg]

  • 21. kemudian klik yes

[Image: 10770002.jpg]

  • 22. kemudian klik ok terus kita close dl program billingnya

[Image: 97493926.jpg]

  • 23. seteleh selesai semua maka akan muncul seperti ini

[Image: 46804763.jpg]

Cara setting wifi

Beberapa waktu lalu saya memasang  speedy untuk koneksi internet di  kost dikarenakan SMART sedang  mengalami “gangguan”. Saya belikan  Wireless Router menggunakan LinkSys WRT54G seharga  600rb (info : sekarang harganya sudah turun di Malang Jawa  Timur jadi  565rb). Wireless Router LinkSys seri ini memang banyak  diminati karena  harganya yang murah dan cukup bisa diandalkan. Meskipun ada juga yang lebih suka dengan merek enGenius dlsb.
Setelah ADSL aktif, saya coba untuk hubungkan antara modem ADSL dan Linksys, tapi rupanya koneksi internet ga bisa tersambung.
Saya ubek-ubek nyari tutorial di google, tapi rupanya banyak yang hasil copas. Masih belum nemu   solusinya, saya urungkan niat untuk memasang wifi. Lagian koneksi SMART   juga sudah diperbaiki dan lancir banget… 
Lalu saya pulang ke rumah di Blitar.  Saya reset setingan di linksys.  Lalu saya masukkan CD programnya, saya  hubungkan speedy > Modem ADSL  > LinkSys > Laptop via LAN. Saya  ikuti petunjuk di CD. Dan saat  tes koneksi internet rupanya tidak  berhasil. Lalu saya setting web base  saja. Dan ternyata internetnya  sudah bisa diakses secara LAN maupun  Wifi… sip dah.
Nah, langkah-langkah setting AP Linksys adalah sebagai berikut :
Konfigurasi Software
 1. Setting modem TP-LINK
 Colok kabel ke port LAN modem.
 Ketik http://192.168.1.1 pada web browser.
(Kalau Anda menginstal XAMPP ataupun Appserver, silahkan dinonaktifkan terlebih dahulu)
Login dengan admin, password: admin
 Settingan dari speedy tidak perlu di ubah, hanya saja matikan DHCP  server.
DNS sudah diisikan lebih dulu oleh teknisi  speedy. Biasanya : 202.134.1.10 dan 202.134.0.155
 Catat 2 alamat DNS tersebut. DNS ini akan digunakan  pada router nantinya.
2. Settingan di router linksys
 Colok kabel ke salah satu dari empat port LAN.
 Ketik http://192.168.1.1 pada web browser
 Default, Jika setting username belum di ubah…
 Username : kosongkan saja
 Password : admin
Di menu BASIC SETUP
Pilih static IP
 Internet IP Address:  192.168.1.10 (Ini adalah IP Linksys yang dikenali  oleh si modem) Subnet Mask:   255.255.255.0
 Gateway: 192.168.1.1 (Ini adalah gateway dari si modem, port perantara  yang terhubung ke jalur speedy)
 Static DNS 1:   202.134.1.10 (Sesuai setingan dari speedy)
 Static DNS 2: 202.134.0.155 (Sesuai setingan dari speedy)
Local IP Address:  192.168.2.1 (ini adalah IP Wireless-LAN dari si  router Linksys, yang dikenali oleh computer client)
 Subnet Mask:    255.255.255.0
 Tekan apply, kemudian continue
 Keterangan tambahan:
 Jika mengetikkan http://192.168.1.10 hasilnya akan sama dengan    192.168.2.1, karena kedua nya adalah alamat IP dari si router, untuk    konfigurasi.
DHCP Server: Enable
 Starting IP Address:  192.168.2.100 (IP device, semisal laptop anda yang    akan diberikan IP ketika terdeteksi oleh router Linksys). Maximum  Number of  DHCP Users: 10   (isi dengan jumlah client yang di  inginkan)
Client Lease Time : 0  minutes (0 means one day)
 WINS :   0.0.0.0
 Tekan apply, kemudian continue.
Di menu WIRELESS >>>Basic Wireless Settings
Network Mode:  Mixed
 Network Name (SSID): ADAbisnis Hotspot (sesuai keinginan anda)
 Radio Band: auto
 Wide Channel: 	auto
 Standard Channel: auto
 Wireless SSID Broadcast: Enable
 Tekan apply, kemudian continue
SECURITY
 Jika ingin menggunakan password untuk koneksi:
 Wireless -> Wireless Security -> Enabled
 Pilih WEP, WPA, dst
 Isi passphrase. Pada WEP, key akan di generate, pilih saja Key 1.  Kemudian gunakanlah key tersebut pada computer client.
 Ini digunakan untuk memproteksi internet anda dari pencolong koneksi.
 Tekan apply, kemudian continue.
3. Hubungkan Semua Devicenya
 Konfigurasi Hardware
 Alur koneksi:
 KONEKSI SPEEDY –> MODEM TP-LINK –> Wireless Router LINKSYS  –> WIRELESS DEVICE (Computer Client)
Keterangan:
 Koneksi speedy ke modem menggunakan kabel telpon melalui splitter.
 Kokeksi modem ke linksys menggunakan kabel biru standard (RJ-45, kabel  jaringan LAN).
 Koneksi linksys ke laptop, secara wireless, tidak perlu kabel.
4. Testing
 Dari command prompt
 Ping 192.168.1.1
 Jika ada reply, berarti modem bisa diconfigurasi secara wireless
Ping 192.168.1.10
 Atau
 Ping 192.168.2.1
 Jika ada reply, berarti wireless router bisa dikonfigurasi secara  wireless.
Ping www.google.com
 Jika ada reply berarti anda sudah siap nyebur ke dunia maya!
5. Saatnya Browsing….
 Koneksi sudah siap pakai, speedy sudah bisa diakses dari jarak  bermeter-meter secara nirkabel!

Pengertian Access Point

a. Pengertian Access Point

Access Point adalah sebuah node yang telah dikonfigurasi secara khusus pada sebuah WLAN (Wireless Local Area Network). Access Point bertindak sebagai pusat pemancar dan penerima untuk sinyal-sinyal radio WLAN. Access Point sering disebut juga base station

b. Serangan Pada Access Point

Langkah pertama adalah masuk ke dalam Hotspot, Access Point (AP) target, untuk pencarian AP bisa anda gunakan NetStumbler (untuk mencari SSID AP dsb) ato AirDamp (packet capture). Catatlah nama AP, IP Address, network ID, Gateway (jika ada), dan Prefered DNS Server (jika ada) dari status. Carilah konfigurasi yang paling lengkap, asumsinya AP yang terhubung ke Network Target adalah AP yang memiliki konfigurasi Gateway (walaupun tidak mutlak). 

Jika ternyata AP di enkripsi terpaksa pake Airsnort, Airdamp, WinArkrack dsb (atu-atu ye.. lagi muales buanget ngetik nih). Ato cari tutorialnya di google. Tapi kalo udah diupgrade ke WPA2 combine WPA tkip ama set mac address ya gw nyerah deh… (tapi katanya Arkrack biss nimbus tuh enkripsi bener ga seh??? lom pernah nyoba).

Setelah masuk kedalam AP, cobalah gunakan PING untuk mencoba akses ke Gateway (jika IP Gateway nya ada), jika Reply, berarti Router menuju jaringan target sudah ditemukan.

Untuk menemukan subnet target cobalah Anda lihat tabel routingnya dengan perintah netstat –r. Periksa pada kolom Network Destination, jika Anda menemukan adanya subnet lain selain 0.0.0.0 atau 127.0.0.1 pada tabel routing, itulah subnet Target.

Atau gunakan cara lainnya. Cobalah gunakan PING untuk mencoba akses ke DNS Server (jika IP DNS Server nya ada). Jika ternyata Reply, yakinlah bahwa IP DNS tersebut berada pada Network Target. Selamat Anda sudah menemukan network targetnya.

Atau periksa tabel cache ARP dengan perintah arp –a, siapa tahu terdapat IP , dengan asumsi bahwa target menggunakan network monitorJtarget (Fortigate dsb). Kalo ga bisa ya cari aja pake IP scanner kaya AngryIPScanner, liat IP di dalam AP yang gak mati.

Jika Anda sudah mendapatkan network target, segeralah Anda gunakan Look@Lan atau tools semacam lainnya untuk melihat network target.

Gunakan NMAP untuk mengamati port aktif pada IP Target yang anda curigai sebagai Server target. Periksa Banner setiap servicenya, jika Anda jeli atau sedang beruntung maka Anda akan mendapatkan bug (coba bandingkan dengan informasi exploit dari milw0rm / metasploit).

Biasanya Server Target memiliki Port yang banyak (relatif lho, bisa jadi cuman jebakan pake port listener atau Honeypot… Ati-ati kejebak)

Setelah anda mendapat bug, gunakan metasploit untuk mencoba-coba bug pada server target. Coba kombinasikan dengan kode milw0rm dan exploit server target deh… Selamat mencoba…

Catatan : Gak semua WiFi bisa dipake buat crack… cuma chipsetnya yg pake atheros, PRism2, & 1 lagi gw lupa (sumber ada di madwifi.org klo gak salah) klo chipsetnya Intel, ato Realtek mending beli voucher aja buat hotspotan)

Previous Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.